CILACAP - Sedikitnya 100 anggota Brigade Mobil sejak kemarin berjaga-jaga di lokasi eksekusi tiga terpidana mati kasus Bom Bali I, yakni Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra. "Lokasi eksekusi hanya berjarak 200 meter dari makam duo Nigeria yang dieksekusi 26 Juni 2008 lalu," kata sumber Tempo di Nusakambangan, Cilacap, kemarin.
Di lokasi eksekusi sudah berdiri tiga tiang pancang untuk sandaran bagi Amrozi cs. "Jarak antartiang pancang sekitar 10 meter," sumber Tempo itu menjelaskan.
Selain itu, sejak kemarin pagi pukul 7, pengerjaan proyek dalam area Nusakambangan dihentikan, kecuali proyek penambangan yang dilakukan oleh PT Holcim. Proyek Holcim ini tetap beroperasi karena letaknya jauh dari kompleks lembaga pemasyarakatan.
"Penghentian proyek hingga Senin. Setelah itu, dilanjutkan lagi," kata Sukartono, 52 tahun, petugas penjaga pintu gerbang di Dermaga Wijayapura.
Dari pantauan Tempo, kemarin, terlihat penjagaan ketat masih dilakukan aparat di depan Dermaga Wijayapura. Satu unit helikopter juga memasuki Nusakambangan. Heli itu terbang dari Sekolah Polisi Negara di Purwokerto. Sebelumnya, helikopter ini diparkir di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap.
Di Kejaksaan Tinggi Banten di Jalan Raya Pandeglang-Serang, kemarin, dua kompi polisi dari Kepolisian Resor Serang juga bersiaga. Mereka berjaga-jaga lantaran adanya ancaman teror terhadap kantor Kejaksaan Agung dan beberapa kejaksaan tinggi. Setiap tamu yang berkunjung diperiksa.
"Kami perlu berjaga demi keamanan," kata Indra Gunawan, Asisten Intelijen Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Banten, kepada Tempo kemarin.
Di Jakarta, kemarin, juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng memberi klarifikasi soal surat keluarga Amrozi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Andi mengaku belum mengetahui keberadaan surat tersebut. "Saya belum cek," katanya di kantor Presiden kemarin.
Surat itu dikirim keluarga Amrozi melalui kantor pos dari Desa Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur. Keluarga meminta Presiden membacakan surat mereka secara terbuka sebelum eksekusi.
Sabtu, 08 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Isi yg benerr,, klo ngaco g blh jauh2 ok..
jgn lp apus teks ini ok boi..